Senin, 29 Agustus 2016

Matematika

Peluang Matematika
1. Pengertian Ruang Sampel dan Kejadian
Himpunan S dari semua kejadian atau peristiwa yang mungkin mucul dari suatu percobaan disebut ruang sampel. Kejadian khusus atau suatu unsur dari S disebut titik sampel atau sampel. Suatu kejadian A adalah suatu himpunan bagian dari ruang sampel S.
Contoh:
Diberikan percobaan pelemparan 3 mata uang logam sekaligus 1 kali, yang masing-masing memiliki sisi angka ( A ) dan gambar ( G ). Jika P adalah kejadian muncul dua angka, tentukan S, P (kejadian)!
Jawab :
S = { AAA, AAG, AGA, GAA, GAG, AGG, GGA, GGG}
P = {AAG, AGA, GAA}
2. Pengertian Peluang Suatu Kejadian
Pada suatu percobaan terdapat n hasil yang mungkin dan masing-masing berkesempatan sama untuk muncul. Jika dari hasil percobaan ini terdapat k hasil yang merupakan kejadian A, maka peluang kejadian A ditulis P ( A ) ditentukan dengan rumus :
Contoh :
Pada percobaan pelemparan sebuah dadu, tentukanlah peluang percobaan kejadian muncul bilangan genap!
Jawab : S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6} maka n ( S ) = 6
Misalkan A adalah kejadian muncul bilangan genap, maka:
A = {2, 4, 6} dan n ( A ) = 3
3. Kisaran Nilai Peluang Matematika
Misalkan A adalah sebarang kejadian pada ruang sampel S dengan n ( S ) = n, n ( A ) = k dan
Jadi, peluang suatu kejadian terletak pada interval tertutup [0,1]. Suatu kejadian yang peluangnya nol dinamakan kejadian mustahil dan kejadian yang peluangnya 1 dinamakan kejadian pasti.
4. Frekuensi Harapan Suatu Kejadian
Jika A adalah suatu kejadian pada frekuensi ruang sampel S dengan peluang P ( A ), maka frekuensi harapan kejadian A dari n kali percobaan adalah n x P( A ).
Contoh :
Bila sebuah dadu dilempar 720 kali, berapakah frekuensi harapan dari munculnya mata dadu 1? Jawab :
Pada pelemparan dadu 1 kali, S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6 } maka n (S) = 6.
Misalkan A adalah kejadian munculnya mata dadu 1, maka:
A = { 1 } dan n ( A ) sehingga :
Frekuensi harapan munculnya mata dadu 1 adalah
5. Peluang Komplemen Suatu Kejadian
Misalkan S adalah ruang sampel dengan n ( S ) = n, A adalah kejadian pada ruang sampel S, dengan n ( A ) = k dan Ac adalah komplemen kejadian A, maka nilai n (Ac) = n – k, sehingga :

Jadi, jika peluang hasil dari suatu percobaan adalah P, maka peluang hasil itu tidak terjadi adalah (1 – P).
Peluang Kejadian Majemuk
1. Gabungan Dua Kejadian
Untuk setiap kejadian A dan B berlaku :
Catatan : dibaca “ Kejadian A atau B dan dibaca “Kejadian A dan B”
Contoh :
Pada pelemparan sebuah dadu, A adalah kejadian munculnya bilangan komposit dan B adalah kejadian muncul bilangan genap. Carilah peluang kejadian A atau B!
Jawab :
2. Kejadian-kejadian Saling Lepas
Untuk setiap kejadian berlaku Jika . Sehingga Dalam kasus ini, A dan B disebut dua kejadian saling lepas.
3. Kejadian Bersyarat
Jika P (B) adalah peluang kejadian B, maka P (A|B) didefinisikan sebagai peluang kejadian A dengan syarat B telah terjadi. Jika adalah peluang terjadinya A dan B, maka Dalam kasus ini, dua kejadian tersebut tidak saling bebas.
4. Teorema Bayes
Teorema Bayes(1720 – 1763) mengemukakan hubungan antara P (A|B) dengan P ( B|A ) dalam teorema berikut ini :
5. Kejadian saling bebas Stokhastik
(i) Misalkan A dan B adalah kejadian – kejadian pada ruang sampel S, A dan B disebut dua kejadian saling bebas stokhastik apabila kemunculan salah satu tidak dipengaruhi kemunculan yang lainnya atau : P (A | B) = P (A), sehingga:

Sebaran Peluang
1. Pengertian Peubah acak dan Sebaran Peluang.
Peubah acak X adalah fungsi dari suatu sampel S ke bilangan real R. Jika X adalah peubah acak pada ruang sampel S denga X (S) merupakan himpunan berhingga, peubah acak X dinamakan peubah acak diskrit. Jika Y adalah peubah acak pada ruang sampel S dengan Y(S) merupakan interval, peubah acak Y disebut peubah acak kontinu. Jika X adalah fungsi dari sampel S ke himpunan bilangan real R, untuk setiap dan setiap maka:

Misalkan X adalah peubah acak diskrit pada ruang sampel S, fungsi masa peluang disingkat sebaran peluang dari X adalah fungsi f dari R yang ditentukan dengan rumus berikut :

2. Sebaran Binom
Sebaran Binom atau Distribusi Binomial dinyatakan dengan rumus sebagai berikut :

Dengan P sebagai parameter dan
Rumus ini dinyatakan sebagai:
untuk n = 0, 1, 2, …. ,n
Dengan P sebagai parameter dan
P = Peluang sukses
n = Banyak percobaan
x = Muncul sukses
n-x = Muncul gagal
Read More ->>

Sabtu, 27 Agustus 2016

materi Ips

F. Perubahan Sosial
Perubahan
-          Hindu/Budha (India, Cina) = 4 s/d 6
-          Islamisasi (Arab, Gujarat/GOA) = 7 s/d 13
-          BS Eropa
·         portugis 1511
·         spanyol 1521
·         belanda 1596
·         inggris 1602
v  Pentrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara penetrasi damai (penetration positique) dan penetrasi kekerasan (penetration violante).
v  Akulturasi kebudayaan adalah bersatunya dua kebuayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli. Contohnya, bentuk bangunan borobudur yang merupakan perpaduan antara antara kebudayaan asli indonesia dan kebudayaan india.
v  Asimilasi kebudayaan adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru.
v  Sintetis kebudayaan adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.
Read More ->>

Materi Penjas

Aturan permainan futsal

Waktu Pertandingan
PERIODE pertandingan. Futsal dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berdurasi 20 menit. Waktu itu tidak termasuk saat bola mati atau pertandingan dihentikan untuk sementara karena insiden tertentu. Waktu yang habis dapat diperpanjang jika terjadi tendangan penalti atau tendangan bebas. Di antara kedua babak, terdapat waktu istirahat maksimal 15 menit.

Time-out
Tiap-tiap tim berhak mendapatkan satu kali time-out setiap babaknya. Lamanya time-out satu menit. Time-out diajukan oleh pelatih kepada wasit jika timnya sedang menguasai bola. Jika pada paruh babak pertama tidak mengambil jatah time-out, tim tidak berhak mendapatkan dua time-out di babak kedua.
Penentuan pemenang
Gol. Gol terjadi jika secara keseluruhan, bola melewati garis gawang di antara kedua tiang gawang dan di bawah mistar. Gol baru dianggap sah jika bola itu tidak dilempar, dibawa dengan tangan atau menyentuh tangan seorang pemain dari tim yang sedang menyerang. Dalam hal ini, kiper termasuk yang dilarang.
Tim pemenang. Tim yang dianggap menang adalah yang mencetak gol lebih banyak selama pertandingan. Jika kedua tim mencetak gol dalam jumlah yang sama atau samasekali tidak mencetak gol, pertandingan berakhir dengan kedudukan seri.
Aturan khusus
FIFA memberikan sejumlah kelonggaran untuk tiap-tiap kompetisi, apakah akan melakukan perpanjangan waktu atau prosedur lainnya untuk menentukan pemenang pertandingan.

Pelanggaran.Di pertandingan futsal, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang pemain selama pertandingan. Ini menyangkut teknik dan nonteknik. Sebagai hukuman, kepada tim lawan akan diberikan tendangan bebas. Wasit memiliki kekuasaan mutlak untuk menentukan apakah yang dilakukan pemain termasuk jenis pelanggaran atau bukan.
Secara garis besar, ada dua jenis pelanggaran yakni pelanggaran berat dan ringan.
Pelanggaran berat:
* Menendang atau mencoba menendang lawan.
* Mengganjal atau mencoba mengganjal lawan.
* Melompat kepada lawan.
* Menyerang lawan, meski hanya menggunakan bahu.
* Memukul atau mencoba memukul lawan.
* Mendorong lawan.
* Memegangi lawan.
* Meludahi lawan.
* Memegang bola secara sengaja.
Read More ->>

Materi BHS Indonesia

Dialog Bahasa Indonesia Tentang Korupsi:
” korupsi menjadi musuh bagi kita semua”

Assalmualaikum wr. wb

Selamat pagi dan salam sejahtera buat kita semua

Kepada yang terhormat kepala sekolah, Ibu Siti Zuleha, M. Pd
Yang saya hormati Dewan guru dan seuruh staff karyawan SMP Budi Pekerti 3
Dan para hadirin yang berbahagia,

Alhamdulilahirobilalamin segala puji bagi Allah SWT, tuhan semesta alam karena atas rahmat dan nikmatnya kita semua dapat berkumpul di dalam ruangan ini dalam keadaan sehat dan tanpa halangan sedikitpun. Tak lupa shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada kanjeng Nabi Muhammad SAW yang telah berjuang membawa kita keluar dari zaman kegelapan. Semoga kita semua dipertemukan kembali olehnya di surga kelak, aminnnn.

Selanjutnya pada kesempatan kali ini, perkenannkanlah saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan” korupsi menjadi musuh bagi kita semua” semoga kita bisa memberantas korupsi dan menjadi pribadi yang bebas dari korupsi.         

Hadirin yang berbahagia,

Korupsi berasal dari bahasa latin corrumpere yang berarti  busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, atau menyogok jadi korupsi adalah perbuatan yang buruk yang dilakukan oleh pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri serta pihak lain yang terlibat dengan menyalahgunakan jabatan atau wewenang demi kepentingan pribadi ataupun kelompoknya.

Saat ini Negara kita tengah menghadapi masalah yang sangat serius yaitu mengakarnya budaya korupsi di semua aspek masyarakat kita, dimulai dari pejabat daerah hingga pusat bahkan para penegak hukum yang seharusnya menjadi pengawas dan penindak para koruptor malah ikut terjerat di dalam lingkaran korupsi. Sudah banyak duit Negara yang telah berpindah ke dalam saku mereka. Mereka memakan semuanya tanpa menghiraukan masyarakat kecil yang hidup sengsara di luar sana. Tindakan mereka ini sangat tidak bertanggung jawab, layaknya seekor tikus yang bergerak secara diam-diam dan menghabiskan persediaan makanan.

Dewasa ini korupsi semakin merajalela dan massif, baik dilakukan secara individu atau bahkan oleh sekelompok orang atau golongan, tidak tangung-tanggung mereka merugikan uang negar hingga puluhan hingga triliunan rupiah. Motifnya pun beragam seperti suap, money laundering, pemalsuan data, hingga penyalahgunaan wewenang. Sebenarnya sudah banyak para koruptor yang telah tertangkap dan dihukum oleh pemerintah. Namun, sayangnya mereka hanya dikenai hukuman yang ringan hanya sekitar 3 atau 4 tahun. Itupun belum dipotong dengan remisi-remisi. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan hukuman yang diterima oleh orang-orang kecil yang tidak memiliki kekuatan apapun. Contohnya di pulau jawa seorang nenek yang dituduh mencuri beberapa kayu saja mendapat ancaman hukuman kurungan 8 tahun penjara. Sungguh ironis bukan? Hukum kita ini tajam di bawah dan tumpul di atas. Mengapa semua ini bisa terjadi? tentunya ada permainan di dalam ini semua.

Mengapa korupsi tidak henti-hentinya terjadi bahkan semakin merajalelela? tidak lain dan tidak bukan adalah karena lemahnya hukum di Indonesia. Tidak seperti di China, hukuman kita sangatlah ringan. Di China para koruptor akan dihukum mati dengan ditembak atau digantung di tengah-tengah lapangan dan disaksikan oleh masyarakat luas. Itulah mengapa China menjadi Negara dengan tingkat korupsi yang sangat kecil
 Hadirin yang berbahagia,

Sebenarnya pemerintah telah melakukan langkah yang baik dengan mendirikan Komisi Pemberantasan Korupsi. Banyak kasus korupsi yang terungkap dan puluhan koruptor telah tertangkap. Namun, kini KPK lemah tidak berdaya karena sejumlah usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang melemahkan mereka. Saat ini pemeberitaan masih hangat di media masa maupun elektronik dengan tajuk Cicak versus buaya. KPK layaknya seekor cicak yang kecil dan lemah dan harus melawan seekor buaya yang besar dan ganas. Sungguh sangat disayangkan.

Hadirin yang berbahagia,

Banyak hal yang mendorong para koruptor untuk melakukan tindakan kotor tersebut seperti, kurangnya kesadaran diri mereka, tidak memiliki rasa puas, dan kurangnya nilai agama dan pengawasan. Oleh sebab itu, marilah kita memberantas korupsi dengan melakukan cara-cara sebagai berikut:

Menetapkan hukuman yang berat bagi para koruptor

Hukum yang ada sekarang sangat tidak efektif, Hal int terbukti dengan semakin bertambahnya kasus korupsi. Dengan memberikan hukuman berat contohnya hukuman mati akan membuat para koruptor berfikir dua kali untuk korupsi.

Mengetatkan pengawasan

Menyerahkan sepenuhnya kepada pihak polisi dan KPK kurang begitu efektif. Kita juga harus melakukan pengawasan di sekitar kita maupun di pusat dengan mengikuti perkembangan berita terkini, Jika menemukan indikasi korupsi segera lapor kepada pihak yang berwajib.

Menanamkan nilai-nilai kejujuran

Untuk memberantas korupsi, kita harus memotong laju perkembangannya dengan cara menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada anak-anak sejak dini agar jika mereka sudah besar, mereka tidak akan melakukan perbuatan kotor seperti itu.

Hadirin yang berbahagia,

Demikianlah apa yang bisa saya sampaikan kali ini. Sekali lagi saya menghimbau marilah kita memberantas korupsi yang telah merajalela di negeri kita ini dengan cara ikut mengawasi dan menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada kita pribadi maupun anak-anak kita.

Terimakasih atas perhatiannya dan saya akhiri

Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum wr. wb
Read More ->>

Materi BHS Inggris

 dialog receive and deliver message
 
khaeruddin  : Terry, wait a minute.
wiranto        : Hi, Tony. What's up?
khaeuddin    : I have a message from Jody.
Wiranto        : Jody? What is his message?
khaeruddin   : He said he didn't mean to hurt you.
wiranto         : Really?
khaeruddin   : Are you angry at him?
wiranto         : It's none of your business.
khaeruddin   : Never mind.
wiranto         : yes I'm Never mind.
Read More ->>

Jumat, 26 Agustus 2016

Materi IPA

1.    Interaksi antar komponen biotik
  • Interaksi makhluk hidup terjadi di dalam ekosistem, baik saling menguntungkan, menguntungkan salah satu pihak, maupun merugikan salah satu pihak.
  • Interaksi terjadi karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga makhluk hidup akan bergantung dengan makhluk hidup yang lainnya.
  • Diantara tiap komponen penyusun ekosistem terjadi interaksi: antar organisme, antar populasi, antar komunitas, antara komponen biotik dan komponen abiotik.
a.       Interaksi antar organisme
Jenis interaksi antar organisme antara lain: mutualisme, komensalisme, Predasi, kompetisi, Parasitisme, Netral .
1)      Mutualisme
Merupakan hubungan/interaksi antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Contoh: Bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan, Kerbau dengan burung jalak.
2)      Komensalisme
Merupakan hubungan antara dua jenis organisme yang berbeda spesies di mana salah satu spesies diuntungkan, sedangkan spesies yang lain tidak dirugikan/diuntungkan.
Contoh: tanaman bunga anggrek sebagai tumbuhan epifit pada tumbuhan mangga.
3)      Predasi
Merupakan hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator), hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa perdator tidak bisa hidup.
Proses interaksi yang terjadi bisa berupa antar hewan, hewan dengan tumbuhan dan tumbuha predator dengan mangsanya. Jumlah populasi predator dengan mangsa berbanding lurus.
Contoh: Singa memangsa rusa, kuda memangsa rumput, bunga Dionaea muscipula yang memangsa serangga yang hinggap dijebakannya.
4)      Kompetisi
Terjadi karena persaingan makhluk hidup untuk memperoleh kebutuhan hidup dan kekuasan salah satu atau semua hal tersebut.
Contoh: Kuda dan sapi yang hidup di padang rumput yang sama akan saling berkompetisi untuk memperoleh makanan (rumput).
5)      Parasistisme
Hubungan antar organisme yang berbeda spesies di mana akibat dari hubungan tersebut terdapat pihak yang dirugikan (inang) dan pihak yang diuntungkan (parasit).
Contoh: Plasmodium dengan manusia, Taenia saginata dengan sapi, benalu dengan pohon inang, kutu dengan manusia.
6)       Netral
Merupakan hubungan yang tidak saling mengganggu antar organisme dalam habitat yang sama, hal ini bersifat netral yaitu tidak diuntungkan dan juga tidak dirugikan.
Contoh: Capung dengan sapi.
b.      Interaksi antar populasi
Contoh interaksi antar populasi adalah alelopati, yaitu interaksi antar populasi di mana populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi yang lain. Pada mikrorganisme, alelopati dikenal dengan istila anabiosa.
Misalnya: Rumput teki menghasilkan zat kimai yang bersifat toxic yang dapat menghalangi tumbuhan yang lainnya, Jamur Penicillium sp menghasilkan antibiotik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.
c.        Interaksi antar komunitas
Interaksi antar komunitas cukup kompleks karena tidak hanya melibatkan organisme, tetapi juga aliran enrgi dan makanan. Interaksi ini dapat diamti pada daur carbon (karena melibatkan ekosistem yang berbeda (laut dan darat).
d.      Interaksi antar komponen biotik dan abiotik
Interaksi ini menyebabkan terjadinya aliran energi dalam ekosistem. Selain aliran energi di dalam ekosistem juga terdapat struktur atau tingkatan trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi. Dengan demikian ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya.
Read More ->>

Materi KKPI

Jenis –jenis protocol jaringan
 
Contoh-contoh protocol yang pailing popular digunakan adalah Ethernet Local Talk Token Ring FDDI
     1. Protocol jaringan Ethernet
           Merupakan protocol yang paling banyak digunakan Ethernet menggunakan cara masuknya Acces Method yang dikenal sebagai CSMA/CD (Carrier sense Multiplay Acces/ Collison Detection) biasanya digunakan topologi linear Bus, bintang atau pepohonan. Data bisa dikirim menggunakan kabel pasangan kabel sipaksi (Coaxial ), kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps 
            
         2. Protocol jaringan Ethernet (Past Ethernet )
      Untuk meningkatkan pengiriman informasi yang lebih cepat, protocol Ethernet telah membangun suatu standar mendukung dan memungkinkan 100 Mbps,inilah yang dikenal dengan sebagai Ethernet pantas. Ethernet cepat membutuhkan pengurangan conector atau pusat yang berbeda dan lebih mahal biayanya dan jaringan kartu antar muka ( Network Interface Card ) 
          
          3. Protocol jaringan Local talk
      Adalah jaringan yang dikembangkan oleh Applekomputer Macintos. Cara yang digunakan CSMA/CD system operasi macintos memungkinkan system operasi sesame client
     (per to per) tanpa perlu perangkat lunak tambahan dengan penambahan persi pair Apple Iphone cell, system client boleh dilaksanakan mengisinkan topologi linear Bus atau topologi Tree dengan menggunakan kabel pasangan perpintal. Kekurangan dari segi kecepatan untuk pengiriman informasi Local Talk hanya 230 Kbps 
         
           4. Protocol jaringan Token Ring dikembangkan oleh perusahaan IBM pada pertengahan tahun 1980-an, cara masuknya menggunakan informasi didalam suatu lingkaran protocol Token Ring menghendaki topologi Star,Ring dengan petunjuk kabel pasangan berpintal atau fiber optic . ia beropersi pada kecepatan 4 Mbps atau 16 Mbps oleh karena penggunaan Ethernet yang semakin popular dilingkungan sekolah kurang menggunakan Gelang Token.
     
      5. Protocol jaringan fiber distribusi data interface (FDDI) merupakan satu protocol jaringan terutama untuk menghubungkan 2 atau lebih jaringan area local, untuk wilayah yang jauh jaraknya, cara masuk yang digunakan FDDI juga melibatkan pengiriman Token. FDDI menggunakn Topologi psikring kembar kelebihan kecepatan didalam pengiriman informasi. Ia beroperasi menggunakan kabel fiber Optic di 100 Mbps.
Read More ->>

My Biografi

Popular Posts

Followers